Chord Gitar dan Keyboard

Chord Gitar dan Keyboard yang dibahas kali ini. Pembahasan menggunakan notasi agar lebih mudah dihapal. Sesungguhnya belajar chord yang baik dengan cara menghapal notasinya.

Chords adalah gabungan dari beberapa not. Dalam bahasa Indonesia chords ini disebut akor. Di sini ditampilkan banyak akor dalam notasi angka. Akor ini umumnya digunakan untuk alat musik kelompok gitar dan keyboard atau alat musik pengiring. Mungkin tidak semua alat musik pengiring memiliki chords yang sama. Kalau keyboard dengan gitar memiliki chord yang sama. Singkatnya kedua alat itu  hanya beda alat dan beda posisi saja.

Di bawah ini adalah kumpulan akor yang paling banyak dipakai orang. Akor ini menggunakan notasi angka, Jika anda belum tahu cara membacanya atau menerapkannya, silakan anda buka  postingan yang berjudul :

Mengerti Chords / Akor

Cara Menghapal Chords

Menghapal chords dengan cara menggunakan notasi akan lebih bagus dibanding menghapal chords dengan bentuk. Contohnya jika kita akan menghapalkan chord minor, kita cukup hapalkan chord majornya dulu, misalnya C lalu ingin tahu C minor, tinggal turunkan not E ( mi ) 1/2 nada.
Rinciannya begini akor C = 1, 3, 5 ( Do, Mi, Sol ) untuk menjadi Cminor, turunkan not Mi 1/2 nada.
Hasilnya Cminor = 1, b3, 5.

Baiklah kita lihat daftar chords yang standar di dunia,


gambar chord gitar hal 1


Klik gambarnya yuntuk memperbesar.


gambar chord gitar hal 2

Keterangan :
Angka 1 dan   8  = Do
Angka 2 dan   9  = Re
Angka 3 dan 10  = Mi
angka  4 dan 11  = Fa
Angka 5 dan 12  = sol
Angka 6 dan 13  = La
Angka 7              = Si

b atau ( -  ) artinya turun 1/2 nada disebut mol ( b )
# atau ( + ) artinya naik 1/2 nada disebut kres ( # )

Menghapal chord dengan cara menghapalkan notasinya akan membuat anda hapal ratusan chord tanpa harus dipraktekkan pada alat musik. Syaratnya anda harus tahu notasi dan posisi notasi pada alat musik yang anda sukai.

Contoh lanjutan :
Jika ingin menghapal chord Csus4 tinggal ganti 3 ( mi ) dengan 4 ( fa ).
Dari C major = 1, 3, 5 ganti 3 ( mi ) menjadi 4 ( fa ), hasilnya menjadi Csus4 = 1, 4, 5.

Jika kita ingin menghapal chord Cminor 7 kita tinggal rubah minornya kemudian tambah 7, sehingga menjadi 1, b3, 5, b7.
Dari Cmajor = 1, 3, 5 jadikan dulu Cm = 1, b3, 5 kemudian tambah 7 menjadi Cm7 =  1, b3, 5, b7.
Untuk chord yang lain caranya sama seperti di atas.

Jika anda sudah tahu aturan chord, anda akan tahu semua chord yang dipakai di dunia ini. Anda mungkin tidak percaya bahwa semua chord bisa diketahui / dihapal dengan mudah. Coba anda baca postingan saya yang 2 judul di atas itu "Mengerti Chords / Akor dan Cara Menghapal Chords."
Saya lupa,  apa sudah semuanya saya bahas atau belum ( pada kedua postingan itu ).
Jika anda mau meneliti perubahan notasi pada chord maka anda akan hapal semua chord. Contohnya perubahan chord seperti di atas, atau misalkan chord Cm7-5. Artinya C major jadikan minor dulu lalu diberi dominant 7 lalu not 5 ( Sol ) kurangi 1/2 nada. Maka jadilan Chord Cm7-5 atau sering disebut C half dim, begitulah caranya. Apapun chordnya, asalkan kita sudah tahu aturan chord maka akan tahu.

Jika ada yang kurang jelas, silakan bertanya di kotak komentar atau pada formulir kontak. Saya akan berusaha menjawab pertanyaan anda secepatnya.
Semoga bermanfaat.



updated Agustus 2020


postingan di bawah ini hanya untuk memperbaiki masalah crawling di google. Katanya harus di-update blognya.

Dalam musik, akor adalah rangkaian nada harmonik yang terdiri dari beberapa nada (juga disebut "nada") yang terdengar seolah-olah terdengar bersamaan. [1] [2] Untuk banyak tujuan praktis dan teoritis, arpeggio dan akord putus (di mana nada akor dibunyikan satu demi satu, bukan secara bersamaan), atau urutan nada akor, juga dapat dianggap sebagai akor.

postingan ini berasal dari Wikipedia bahasa Inggris diterjemahkan oleh google

Akor dan urutan akor sering digunakan di Afrika Barat modern [3] ‹Lihat TfM› [verifikasi gagal] dan musik Oseanik, [4] musik klasik Barat, dan musik populer Barat; namun, mereka absen dari musik di banyak belahan dunia lainnya. [5] ‹Lihat TfM› [verifikasi gagal]

Dalam musik klasik tonal Barat (musik dengan kunci tonik atau "kunci rumah"), akord yang paling sering ditemui adalah triad, disebut demikian karena terdiri dari tiga nada berbeda: nada dasar, dan interval sepertiga dan kelima di atas catatan root. Akor dengan lebih dari tiga nada termasuk akord nada tambahan, akor diperpanjang, dan kelompok nada, yang digunakan dalam musik klasik kontemporer, jazz, dan genre lainnya.

Blog tentang akor ini diharapkan bisa menambah wawasan bagi yang sedang belajar chord.


Serangkaian akor disebut progresi akor. [6] Salah satu contoh progresi akor yang banyak digunakan dalam musik tradisional Barat dan blues adalah progresi 12 bar blues. Meskipun akor apa pun pada prinsipnya dapat diikuti oleh akor lain, pola akor tertentu lebih umum dalam musik Barat, dan beberapa pola telah diterima sebagai pembentukan kunci (nada tonik) dalam harmoni praktik umum — terutama resolusi dari nada dominan akor ke akord tonik. Untuk menggambarkan hal ini, teori musik Barat telah mengembangkan praktik penomoran akord menggunakan angka Romawi [7] untuk mewakili jumlah langkah diatonik naik dari nada tonik skala.

Mungkin terjemahannya ada yang agak berbeda karena terjemahan google tidak begitu akurat.

Cara umum untuk mencatat atau merepresentasikan akord [8] dalam musik Barat (selain notasi staf konvensional) termasuk angka Romawi, Sistem Angka Nashville, bass berpola, huruf akor (kadang-kadang digunakan dalam musikologi modern), dan bagan akor.

Semoga postingan di atas bisa dijadikan referensi atau untuk wawasan musik.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel