Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Chord Lagu Perintah Ilahi - Ida Laila

Chord Lagu Perintah Ilahi dan lirik lagu Perintah Ilahi yang diposting kali ini. Lirik lagu ini bersumber dari video yang ada di youtube.

Lagu Perintah Ilahi diciptakan oleh S. Achmadi dan dipopulerkan oleh mendiang Ida Laila. Beliau ( Ida Laila ) bernama asli Murah Ati. Beliau sangat terkenal di kalangan pecinta dangdut dan merupakan penyanyi papan atas.

Beliau pernah bergabung dengan beberapa orkes melayu terkenal. Beliau pernah tampil di mancanegara. Beliau sedikitnya telah menyelesaikan 18 album rekaman piringan hitam.

Baiklah kita lihat lirik dan chord / akor lagu tersebut.

Klik gambarnya untuk memperbesar.


chord perintah ilahi ida laila


Perintah Ilahi adalah sebuah lagu yang memiliki akor sederhana dengan birama 4/4. Tempo lagu di sini mungkin berbeda sedikit dengan yang aslinya.

Jika akan menyanyi lagu ini / memainkan dengan alat musik, sebaiknya dengar dahulu lagunya, agar tahu susunan bait-baitnya. Silakan putar audionya.



Lagu Perintah Ilahi nada dasar aslinya ( Mendiang Ida Laila ) adalah bernada dasar C#. Jika akan memainkan dengan nada dasar tersebut, tinggal di-transpose. Caranya naikkan 1/2 nada pada setiap akornya, lihat di bawah ini.

Am menjadi Bbm

E menjadi F

F menjadi F#

Dm menjadi Ebm


Semoga bermanfaat.



NB:

Lagu melayu / dangdut yang di posting di sini hanya untuk melestarikan lagu-lagu melayu / dangdut.

Penempatan Chords di atas (bersumber dari file PDF) tidak tepat pada suku katanya. Pasalnya tampilan pada file PDF tidak sesuai dengan tampilan di layar komputer, bergeser sedikit dari aslinya. Jadi harap anda maklumi.


Tulisasn di sini hanya untuk menyiasati url yang bermasalah. Tidak usah dibaca.

Setiap waktu anda selesai Melakukan shalat sembahyang Duduklah anda sebentar Oh..ditikar sembahyangan Bertasbilah bertasbilah Memuji kebesaran tuhan Bertasbilah bertasbilah Memohon suatu ampunan Padanya pengasih dan penyayang Pencipta semesta alam Reef: Bertasbilah bertasbilah Tasbih itu menyamai sedekah Bertasbilah bertasbilah Tasbih itu memberatkan timbangan Kelak di hari kemudian Pabila anda selesai Melakukan sholat sembahyang.

Lidah tiada lagi berguna Tangan dan kaki yang berbicara Halal dan haram yang kau lakukan Tak akan dapat engkau dustakan Semuanya kan jelas terbakti Tiada satupun yang tersembunyi Tangan dan kaki menjadi saksi Dikala hidup sesudah mati 21 Tiada Tuhan Selain Allah Banyak benda di dunia Yang di pertuhan manusia 20 Dinyanyikan solo oleh Ida Laila. Diciptakan S. Achmadi. Diproduksi: Indra Record. 21 Ibid. digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id Batu dan kayu disembah Hewan melata di puja Padahal itu semua Lemah tiada berdaya Reef: Tuhan itu maha esa Dia allah tuhan semua Kuasa dan maha perkasa Menciptakan 

egalanya Pengasih lagi pemurah Dia yang wajib disembah Allah yang maha kuasa Bukannya kepada benda Yang lemah tiada berdaya Tiada tuhan selain allah 22 Kutukan Ibu Kutukan seorang ibu terhadap anaknya Melibihi busur panah yang menebus dada Deritanya tak terkira Sebelum sang ibu ikhlas Memberi ampun dan maaf Reef: Anak yang berani membantah kepada ibunya Tiada akan bahagia di masa hidupnya Ia selamanya akan di timpah kehinaan Sebelum sang ibu ikhlas member ampunan Deritanya tak terkira kutukan ibu Terhadap anaknya 23 Maksiat Taqwa Wahai semua umat manusia Bertaubatlah kau segera Jangan karna usiamu 

mrang sepadha Nomer telu anak sholeh serto ta’at Paring wara maring ilmu kang manfaat Mesti di catet dening malaikat Insyaallah nggampangake nggong sekarat Aduh gusti allah kulo nyuwun welas Mugo kulo kang dadose tiyang ta’at Kallabetno golongane umat Muhammad Kaparing an syafa’at rahmad lan nikmat Amin amin allahumma amin Amin amin ya robbal alamin 25 Khusnul Khotimah Astagfirullah rabbal baraya Astagfirullah rabbal khotoya Ayo sedulur sing sergep ngaji Ngaji iku sangune mati Wong mati iku banget larane Sebab nyawane ilang saking awake Wong urip ning nduyo Iku mung sesaat Manka sing age-age angganmu tobat 24 Ibid. 25 Dinyanyikan solo oleh Ida Laila. 

Duduklah anda sebentar Oh ditikar sembahyangan Bertasbilah bertasbilah Tiap waktu selesai sembahyang 18 Ziarah Berziarah ke kuburan Memang itu suruhan Agar kita teringat Akanlah kematian Yang sewaktu waktu nanti Pasti akanlah datang Reef: Tapi minta di kuburan Itu suatu larangan Karena yang sudah mati Takkan dapat member Seharusnya yang hidup Yang mendo’akan Hanya kepada allah saja Kita wajib meminta Memohon dan berdo’a 19

18 Ibid. 19 Ibid. digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id Derajat Manusia Derajat manusia diatas dunia Bisa dikarenakan Harta dan pangkatnya Dan bisa juga martabat manusia Yang dikarenakan kepunyaannya Namun semua itu tiada gunanya Kelak disisinya tuhan yang kuasa Siapa yang taqwa dialah yang mulia Reef: Celakanya insan yang senantiasa Memandang rendah Pada sesama umat manusia Apalagi dia suka menghina Tuhan sangat benci Dan sangatlah murka Kepada hambanya yang senantiasa Takabur serta tak pernah berderma 20 Hidup 

Sesudah Mati Setelah bumi serta isinya Dihancurkan oleh penciptanya Saat itulah orang yang mati Kan mengalami hidup kembali Tuk memberikan tanggung jawabnya Atas semua perbuatannya Reef: Dihari itu akan terbuka Segala rahasia manusia 

Maulid Nabi Allahumma shalli wassali’ala Sayyidina wamaulana muhammadin Adzadama bi’ilmillhi shalatain. Da’imatain bida wami mulqilahi Wulan robi’ul awal dinten kang mulyo Dinten agung wiyung sang junjungan kito Gusti nabi kinaryo panutan jarwo Rawuhipun pepadang wijeng surgo Sopo wong manut tindakane kanjeng nabi Besuk mati bakale di syafa’ati Kabeh nabi ora bisa nyafa’ati Kejobo mung gusti kito kanjeng nabi Ngelingono besok mati seng digowo Amal becik sing gawe ono dunyo Nomer siji sholat wajib kang sempurno Nomer loro laku becik 

masih muda Lalu engkau menunda-menunda Akibatnya menjelang ajal Tiada dapat ditentukan Reef: Pa bila datang saat hari kematian Sedangkan engkau di dalam kemaksiatan Di hadapanmu tergambar azab yang membakar Yang mengerikan dan menakutkan Sebaliknya manusia yang bertaqwa 22 Ibid. 23 Ibid. digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id Menjelang kematiannya Dia tiada merasakan siksa malah tersenyum bahagia Karna melihat indahnya surga yang tiada.